Negara Butuh Rp50 T Bayar Remunerasi PNS

Posted: Februari 23, 2012 in Gaji dan Remunerasi, PNS
Tag:, ,

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan negara membutuhkan dana sebesar Rp50 triliun jika implementasi program remunerasi merata di seluruh instansi pemerintah pusat. Dana ini dibutuhkan jika dilakukan pembayaran tunjangan kinerja atau remunerasi secara penuh pada tiap instansi.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abubakar, mengatakan terdapat sekitar 70 kementerian dan lembaga di pemerintah pusat. Sementara itu, pembayaran secara penuh diperkirakan mulai diterapkan tiga hingga empat tahun mendatang.

Saat ini ada 20 K/L yang sudah menjalankan reformasi birokrasi yang sedang diproses untuk mendapatkan remunerasi. Dari 20 K/L yang sudah mengajukan remunerasi ke Kemenkeu ini, besaran remunerasinya berkisar antara 18%-40%. Di luar itu, “Ada 40 K/L yang sedang kami lihat untuk bisa menjalankan reformasi birokrasi dan mendapatkan remunerasi. Setelah itu baru ke daerah,” paparnya.

Sementara itu, untuk K/L yang sudah menjalankan remunerasi, Azwar bilang Kementerian PAN dan RB sudah mengevaluasi hasilnya dan cukup bagus. Besaran remunerasi masing-masing K/L juga dinaikkan sesuai dengan hasil kerjanya. Ia mencontohkan untuk Kemenkeu, remunerasi sudah diberikan 100%, BPK sudah 70% dan akan dinaikkan menjadi 86%.

 

“Dari kami sudah proses. Untuk dibayarkan remunerasi, ya nanti disesuaikan dengan kemampuan uang negara,” ujar Azwar di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 22 Februari 2012.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memproses 40 kementerian atau lembaga yang mengajukan program reformasi birokrasi. Sebanyak 20 kementerian atau lembaga sudah diproses, sedangkan sisanya sudah diterima.

Bagi kementerian atau lembaga yang sudah disetujui, pelaksanaan reformasi birokrasinya akan diteruskan. Azwar mencontohkan, Kementerian Keuangan sudah mencapai 100 persen, sedangkan Badan Pemeriksa Keuangan sebesar 70 persen, yang akan dinaikkan menjadi 86 persen.

“Sebanyak 40 kementerian atau lembaga akan kami kaji. Nanti kami lihat mana yang bisa lolos,” ujarnya.

Anggaran pembayaran tunjangan kinerja itu akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2012 atau APBN 2013. Azwar menambahkan, jika pembayaran remunerasi untuk seluruh pegawai di Indonesia, setidaknya membutuhkan Rp250 triliun. Namun, hal itu sulit terwujud dalam waktu dekat.

“Paling 10 tahun ke depan semua bisa dapat. Saat APBN kita Rp5.000-6.000 triliun,” tuturnya.

Sumber : Setagu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s